Transparent Proxy digunakan apabila kita ingin memaksa clients dalam network untuk menggunakan proxy tanpa sepengetahuan mereka. Maksudnya semua http request dari client secara otomatis akan diarahkan ke proxy terlebih dahulu (forwarded). Dengan kata lain, transparent proxyakan “membajak” secara halus trafik HTTP dan dipaksa untuk memakai port yang dipakai oleh squid. Keuntungan menggunakan transparent proxy, kita tidak perlu repot untuk melakukan setting/konfigurasi browser pada masing-masing client yang mungkin berjumlah banyak dan kontrol terpusat ( user tidak dapat mengubah konfigurasi di browsernya untuk mem-bypass squid).
Fungsi transparent proxy di sini adalah membelokkan (REDIRECT) permintaan web atau port 80 ke proxy atau port 3128 (nilai default untuk Squid).
Transparent proxy dapat dibuat dengan melakukan 2 hal berikut :
Konfigurasi squid (squid.conf) yang akan memperbolehkan squid bertindak sebagai transparent proxy
Pembuatan aturan (rule) firewall, yang akan meredirect lalu lintas data keluar jaringan lokal ke server proxy.
Konfigurasi Squid (squid.conf) yang diperlukan untuk membuat transparent proxy :
Tag httpd_accel
Tag httpd_accel_host virtual
Tag httpd_accel_port
Tag httpd_accel_port 80
Tag httpd_accel_with_proxy
httpd_accel_with_proxy on
httpd_accel_uses_host_header
httpd_accel_uses_host_header on
Aturan (rule) firewall dapat dilakukan dengan IPTABLES. Aturan yang dipakai pada iptables adalah :
Salah satu framework PHP dalam membangun aplikasi berbasis web yang cukup terkenal adalah prototype framework. Prototype merupakan proyek open source dibuat oleh Sam Stephenson pada bulan Februari 2005. Hingga tulisan ini dibuat prototype telah mencapai versi 1.5. Hal ini tentunya telah dibuat dengan proses penyempurnaan. Dengan adanya prototype framework ini sangat memudahkan dalam pembuatan aplikasi berbasis web dengan menggunakan AJAX.
Ada beberapa utilitas yang penting (sering digunakan) dalam aplikasi berbasis web menggunakan AJAX, telah disederhanakan sehingga meminimalkan penulisan code.
Penggunaan protoype framework sangat mudah hanya menyertakan sebuah file prototype.js, maka semua utilitas yang disediakan oleh prototypr dapat digunakan. implementasinya sebagai berikut :
Dari tulisan sebelumnya kita telah mencoba membuat menu navigator menggunakan css, pada bahasan kali ini kita mencoba mengembangkan menu navigator dengan menambah sub menu. Misalkan kita akan menambah sub menu pada menu produk : Produk A, Produk B, Produk C.
Kita tambah list item pada tag html menjadi :
Css dapat digunakan untuk membuat menu navigasi dengan mudah dengan memanfaatkan properti yang disediakan css.
Kali ini kita akan mencoba membuat menu navigasi secara horisontal.
kita buat list menu di html
<!doctype html public “-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN”>
<html>
<head>
<title>Menu Navigasi dengan CSS</title>
</head>
<body>
<div id=”navigation”>
<ul> <li><a href=”#” mce_href=”#”>Home</a></li>
<li><a href=”#” mce_href=”#”>Produk</a></li>
<li><a href=”#” mce_href=”#”>Layanan</a></li>
<li><a href=”#” mce_href=”#”>Contact Us</a></li>
</ul>
</div>
</body>
</html>
Recent Comments